Ruam susu atau biasanya orang tua dulu sering menyebutnya “kurap”
memang membuat pipi atau bagian kulit bayi tidak lembut lagi. Ada beberapa
pilihan untuk penyembuhannya, bisa ke dokter atau ramuan rumahan saja. Berikut cara rumahan :
1. Tangan bayi dan tangan ibu
atau orang disekelilingnya harus dalam keadaan bersih. Biasakan selalu mencuci
tangan sebelum kontak dengan bayi. Cuci tangan yang benar bisa menghilangkan
bakteri secara keseluruhan di tangan. Hal ini terdengar “sepele” , tapi
jika diabaikan akan berakibat timbul berbagai macam penyakit.
2. Mengoleskan minyak zaitun
atau bisa juga dengan minyak “keletik” (minyak dari kelapa asli). Pipi bayi
atau daerah kulit lain yang terkena ruam susu harus selalu dalam keadaan
berminyak, karena jika ruam dalam keadaan kering akan menimbulkan rasa gatal,
akibatnya bayi akan menggaruknya. Garukan bayi harus dihindari, agar ruam tidak
menyebar luas ke bagian kulit yang lain.
3. Melumatkan daun cabai (daun
jenis cabai apa saja) ke dalam mulut ibu, dihaluskan memakai gigi dan ludah, dikunyah
dan dilumatkan untuk mencampurkan zat dalam daun denga enzim ptialin dalam
ludah ibu. Setelah halus, lumuri pipi bayi yang terkena ruam susu. Daun cabai
yang dilumatkan mampu menghaluskan pipi bayi yang terkena ruam susu. Hal ini
cukup dilakukan dua kali sehari setelah mandi padi dan mandi sore.
Hal di atas saya tulis berdasarkan
pengalaman sendiri, terima kasih. Semoga lekas sembuh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar