Menghilangkan “kili-kili” di kulit kepala bayi
Ketika bayi baru lahir, terkadang ada kotoran yang menempel
seperti ketombe yang kotor berwarna keabu-abuan, itulah “kili-kili”. Disini
harus dibedakan antara kili-kili dengan benjolan yang berwarna kuning dan
merah.
Benjolan berwarna kuning dan merah jangan di garuk atau di kelupas!
Itu akan mengakibatkan kulit kepala bayi berdarah!
Kili-kili bisa dibersihkan, tapi tidak sekaligus abdakadabra.
Anda harus sabar dan telaten. Caranya :
1.
Bersihkan selalu kulit
kepala bayi dengan shampoo bayi saat mandi pagi atau sore hari, penggunaan
shampoo dilihat dari cuaca lingkungan. Jika lingkungan anda sedang dingin, maka
shampoo cukup dilakukan sekali sehari saja, ini menghindari bayi agar tidak kedinginan.
2.
Oleskan minyak kelapa asli
atau minyak zaitun ke seluruh kulit kepala bayi, termasuk kulit kepala yang
terdapat kili-kili. Penggunaan minyak harus teratur, jangan biarkan kulit
kepala dan kili-kilinya kering. Jika kili-kili kering, akibatnya kili-kili
susah dibersihkan dan bisa merusak jaringan rambut kepala bayi (pitak).
3.
Pastikan Anda selalu
memantau kili-kili tersebut, hal ini dilakukan agar Anda tahu kapan Anda harus
mengelupas kili-kili tersebut, kelupaslah dalam kondisi kili-kili sudah
terpisah dari kulit kepala, dan kondisinya basah oleh minyak. Jangan memaksa
mengelupas kili-kili yang masih menempel dengan kulit kepala, hal ini bisa
melukai kulit kepala bayi. kili-kili jarang terkelupas sendiri, karena biasanya
kili-kili bergerombol satu wilayah yang mengikat rambut bayi menempel jadi
satu. Karena kili-kili rasanya gatal, maka jangan biarkan anak Anda menggaruk
dan mengelupasnya sendiri, karena bisa terkelupas bersama rambutnya
Hal di atas berdasarkan pengalaman sendiri. Alhamdulillah
kulit kepala anak saya bersij dan sehat. Selamat mencoba, semoga lekas
sembuh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar