Rabu, 02 Maret 2016

Menghilangkan “kili-kili” di kulit kepala bayi

Menghilangkan “kili-kili” di kulit kepala bayi
Ketika bayi baru lahir, terkadang ada kotoran yang menempel seperti ketombe yang kotor berwarna keabu-abuan, itulah “kili-kili”. Disini harus dibedakan antara kili-kili dengan benjolan yang berwarna kuning dan merah.
Benjolan berwarna kuning dan merah jangan di garuk atau di kelupas! Itu akan mengakibatkan kulit kepala bayi berdarah!
Kili-kili bisa dibersihkan, tapi tidak sekaligus abdakadabra. Anda harus sabar dan telaten. Caranya :
1.      Bersihkan selalu kulit kepala bayi dengan shampoo bayi saat mandi pagi atau sore hari, penggunaan shampoo dilihat dari cuaca lingkungan. Jika lingkungan anda sedang dingin, maka shampoo cukup dilakukan sekali sehari saja, ini menghindari bayi agar tidak kedinginan.
2.      Oleskan minyak kelapa asli atau minyak zaitun ke seluruh kulit kepala bayi, termasuk kulit kepala yang terdapat kili-kili. Penggunaan minyak harus teratur, jangan biarkan kulit kepala dan kili-kilinya kering. Jika kili-kili kering, akibatnya kili-kili susah dibersihkan dan bisa merusak jaringan rambut kepala bayi (pitak).
3.      Pastikan Anda selalu memantau kili-kili tersebut, hal ini dilakukan agar Anda tahu kapan Anda harus mengelupas kili-kili tersebut, kelupaslah dalam kondisi kili-kili sudah terpisah dari kulit kepala, dan kondisinya basah oleh minyak. Jangan memaksa mengelupas kili-kili yang masih menempel dengan kulit kepala, hal ini bisa melukai kulit kepala bayi. kili-kili jarang terkelupas sendiri, karena biasanya kili-kili bergerombol satu wilayah yang mengikat rambut bayi menempel jadi satu. Karena kili-kili rasanya gatal, maka jangan biarkan anak Anda menggaruk dan mengelupasnya sendiri, karena bisa terkelupas bersama rambutnya
Hal di atas berdasarkan pengalaman sendiri. Alhamdulillah kulit kepala anak saya bersij dan sehat. Selamat mencoba, semoga lekas sembuh...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar